Rabu, 04 Januari 2012

Menelaah Tentang Pendidikan


Materi Landasan Pendidikan


Pengertian Pendidikan

Sebelum ditinjau atau dibahas lebih lanjut apa yang dimaksud dengan pendidikan, terlebih dahulu perlu diterangkan istilah-istilah dalam bahasa Yunani tersebut. Ilmu pendidikan Paedagogiek, berasal dari bahasa Yunani Paedagogia yang berarti pergaulan dengan anak-anak. Pendidikan atau ahli pendidik paedagog,pedagog atau paedagogi. Pendidikan Paedagogie, atau anak didik Paedagos .
Ilmu pendidikan,atau paedagogik ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan perbuatan mendidik atau pemikiran dalam proses pendidikan. Pendidikan sendiri artinya adalah hal yang kongkrit, jelas, dan nyata.
Ahli-ahli pendidik ialah:
  • orangtua,
  • guru,
  • kiyai, dsb.
Syarat-syarat pendidik yang baik ialah:
  • Dewasa,
  • Memiliki Tanggung Jawab,
  • Mempunyai Wawasan yang luas,
  • Akhlakul yang baik,
  • Sehat jasmani dan Rohani.
Ilmu ialah bagian dari pengetahuan, ilmu sendiri memiliki arti pengetahuan. Ilmu adalah pengetahuan, tetapi pengetahuan itu sendiri bukanlah bagian dari ilmu, seseorang memiliki ilmu dengan sendiri dia memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup, sedangkan orang yang memiliki pengetahuan belum tenti beliau memiliki ilmu yang tinggi. Ilmu adalah sesuatu yang bisa diuji secara sistematis dan teoritis, sedangkan pengalaman tidak dapat diuji tetapi dapat menjadi pelajaran.
Pendidikan ialah proses sebuah bimbingan. Didalam bimbingan tersebut terdapat unsure-unsur sebagai berikut:
  • Pendidik dan Peserta didik,
  • Tempat, waktu, metode, alat pembelajaran, dan lingkungan,
  • Sebuah tujuan dan hasil yang akan dicapai,
  • Berlangsung dalam waktu dan proses yang cukup lama,
  • Metode tertentu yang akan diajarkan sesuai tingkat peserta didik.

Aliran-aliran pendidikan menuturut para ahli.
  • Menurut Ki. HAjar Dewantara, proses yang menentukan kebahagiaan dan segala kodrat yang ada pada anak-anak agar dapat mencapai kekuatan atau keselamatan yang tinggi setinggi-tingginya.
  • Menurut Crow & Crow, proses yang mengisi berbagai macam kegiatan seseorang untuk kehidupan sosial dan meneruskan kebiasaan-kebiasaan dan kebudayaan serta kelembagaan sosial dari generasi ke generasi.
  • Menurut Jhon Deway, proses pembentukan kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesame manusia.
  • Menurut Roasseau, sebuah proses yang memberi kita bekal yang tidak ada pada maa anak-anak, tetapi ada dibutuhkan pada masa dewasanya.
  • Menurut UU No.20 tahun 2003. pendidikan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses dalam pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan sepiritual, keagamaan, pendekatan diri, keperibadian bangsa dan bernegara.

Pendidikan itu sendiri memiliki arti sebagai proses bimbingan atau tuntutan dari pendidik ke peserta didik, untuk mencapa tujuan pendidikan. Pendidikan juga adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh manusia dewasa secara sadar dan berencana yang bertujuan untuk menuntun pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara jasmani maupun rohani, hingga menjadi manusia dewasa yang mandiri, baik secara fisik maupun mental. Manusia itu memiliki akhlak dan kepribadian yang baik dan mengerti tanggung jawab.
Jalur-jalur dan jenjang pendidikan ialah proses pendidikan.
  • PG,TK,TPA/PAUD,KB (Kelompok Bermain)
  • Formal
Pra sekolah, pra sekolah ialah sebelum sekolah: SD,SLTP,SMA,SMK,dan Perguruan Tinggi.
  • Non Formal
BLK, keamanan, keagamaan, PAUD, pos pelayanan terpadu,dan lain-lain. Keamanan dan pos pelayanan terpadu termasuk kursus dan lembaga pemerintah. Non formal ialah Live Skill/ keterampilan suatu usaha yang dibangun oleh masyarakat sekitar lingkungan untuk mewujudkan suatu lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
  • Informal ialah dimana terciptanya suatu usaha yang digeluti oleh para wanita dan dibangun oleh ibu-ibu rumah tangga untuk menciptakan perekonomian yang layak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar